The Kindly Curse of Palmer Kent




Cerita Seram The Kindly Curse Of Palmer Kent


                         Terakhir aku melihat Palmer Kent adalah pada saat upacara pemakaman. Dia berdiri, begitu menonjol diantara kerumunan orang-orang yang bersedih, bukan karena dia tinggi melainkan karena keberadaannya yang terlihat bersemangat dan riang seperti orang yang baru menang lotere. Kemudian dia diminta naik ke podium untuk menyampaikan beberapa patah kata.



“Aku tak mengerti kenapa semuanya terlihat begitu sedih.” Itu kata-kata pembukanya.



Mendengarnya, sang istri sepertinya sudah tak tahan lagi. Dia mulai berteriak pada Palmer. Sang istri memang selalu menjadi sosok yang pengertian, namun setelah kepergian ketiga anaknya dalam sebuah kebakaran yang menghancurkan rumah mereka, dia tak tahan lagi menghadapi ulah Palmer.


Palmer seperti menghilang begitu saja di tahun berikutnya, namun menurut rumor, dia tinggal di rumah sakit jiwa setelah mengalami kecelakaan di jalan tol dan terus menerus dipecat dari pekerjaannya. Tidak hanya istrinya, sepertinya memang tak ada seorang pun yang tahan menghadapinya dalam waktu lama.

Kemarin, aku melihatnya tengah mengemis di kota. Aku berjongkok untuk berbicara pada pria menyedihkan itu, yang entah kenapa kehilangan salah satu telinga dan sebagian kaki. Entah rasa simpatiku layak kuberikan padanya atau tidak, sebab dengan keadaan yang begitu menyedihkan, dia masih terus tersenyum bahagia dan menunjukan gigi-giginya yang hitam membusuk. Kemudian aku teringat sebuah kejadian yang terjadi persis di tempat sama beberapa tahun lalu.

Saat itu, Palmer Kent merupakan sosok muram dan pemarah. Kami sedang tergesa untuk menghadiri sebuah ‘meeting’ saat kemudian seorang wanita tua membungkuk, mengemis beberapa keping recehan. Tak ada hal lain yang Palmer lakukan kecuali meludahi muka wanita malang itu. Bagian selanjutnya dari kenangan itu membuatku mencerna apa yang terjadi sebenarnya; wanita tua itu tersenyum sebelum berkata, “semoga kau selalu bahagia sepanjang sisa hidupmu.”

Kemarin, aku melihat sesuatu di balik tatapan matanya dan aku tahu sorot mata jauh lebih menggambarkan apa yang ada dalam hati seseorang. Dan aku melihat betapa dia sangat ingin untuk merasa tidak bahagia akan berbagai hal.

Namun dia tak bisa.

***

Source: reddit
Credit to: IPostAtMidnight

Previous
Next Post »

Berkomentarlah Dengan Sopan :) ConversionConversion EmoticonEmoticon